
SEDIKITNYA 961 Nakes (tenaga kesehatan) lingkup Pemkab Kaimana terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19. Ratusan tenaga kesehatan ini tersebar disetiap unit pelayanan kesehatan dalam wilayah Kabupaten Kaimana.
Informasi ini disampaikan Kepala Seksi Imunisasi dan Surveilans Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Maria Katharina Adopak, A.Md. Keb saat dikonfirmasi, Senin (11/1/2021).
Dikatakan, sebanyak 961 Nakes ini telah mendaftar dan menyatakan diri siap menerima vaksin Covid-19 pada tahap pertama vaksinasi. Data Nakes penerima vaksin Kabupaten Kaimana ini lanjutnya, lebih tinggi dari kabupaten lainnya di Papua Barat, setelah Kabupaten Manokwari, Kabupaten Sorong dan Kota Sorong.
Namun pada waktunya nanti lanjutnya, sebelum vaksinasi dilakukan, para tenaga kesehatan ini juga harus terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan bahwa kondisi kesehatan mereka benar-benar siap menerima vaksin.

“Ini yang sudah terdata dan masuk di pendataan tingkat provinsi. Tetapi nanti akan ada persyaratan administrasi lain yang harus diisi sebelum vaksinasi dilakukan, termasuk pengecekan kesehatan sebagai syarat umum. Jadi jumlah yang terdata ini belum yang benar-benar pasti menerima vaksin karena ada tahapan lagi sebelum vaksin diberikan. Salah satunya pengecekan masalah kesehatan, jangan sampai saat menerima vaksin kondisinya dalam kurang sehat,” terang Ketty sapaannya.
Disinggung kapan vaksin akan tiba di Kaimana, ia menjelaskan, kepastian vaksin tiba di Kaimana masih menunggu pengaturan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam hal ini Dinas Kesehatan.
Sebelum vaksin tiba lanjut dia, pihaknya akan terlebih menyiapkan wadah penyimpanan yang direncanakan di gudang farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana.
“Kita masih menunggu pengiriman dari provinsi. Kapan jatah Kabupaten Kaimana akan dikirim, kita siap menerima. Tapi menurut informasi, untuk tahap awal, dari 7.160 dosis yang kemarin diterima Papua Barat, masih difokuskan untuk Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong. Kabupaten Kaimana dan beberapa kabupaten lain mungkin tahap berikut,” ungkapnya. |AWI|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik