Home / Opini / PENDIDIKAN SEBAGAI JALAN KEMANUSIAAN

PENDIDIKAN SEBAGAI JALAN KEMANUSIAAN

Bagikan Artikel ini:

Oleh: MARIA SIKORA 

Memanusiakan manusia melalui pendidikan memang merupakan suatu jalan yang sudah semestinya menjadi jalur utama. Melalui pendidikan segalah hal mampu dirubah, mulai dari sifat alamiah manusia sampai kepada hal yang sulit dijangkau oleh manusia itu sendiri.

Terbukti berabad-abad lamanya banyak tokoh-tokoh dunia merubah berbagai macam sendi-sendi kehidupan melalui pendidikan. Bahkan tokoh-tokoh agama menyebarkan ajaran-ajaran kebaikan dimulai dari pendidikan, bagaimana hal tersebut tidak dilakukan jika pendidikan merupakan media mentransformasikan pengetahuan.

Inilah yang seharusnya menjadi alternatif utama ketika suatu masyarakat mengalami problematika kehidupan yang mempengaruhi kualitas kehidupan. Pendidikan hadir sebagai jalan perubahan peradaban ini yang kemudia perlu diperhatikan dan berbanding terbalik dengan kondisi yang ada di daerah ini, mutu pendidikan seakan kurang diperhatikan sehingga banyak yang justru tidak mampu menikmati hak mendapat pengetahuan dimana itu merupakan hal yang dijamin oleh Negara.

Kewajiban pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan haruslah merata, dimana fasilitas dan hal yang menyangkutnya perlu diperhatikan. Bukan hanya daerah perkotaan namun daerah perkampungan pun demikian, jika pendidikan adalah jalan kemanusiaan untuk kemajuan peradaban maka sudah seharusnya menjadi prioritas yang tidak dapat diabaikan.

Baca Juga:  Program Kerja KKN-PPM UGM di Kaimana Tahun 2020

Kembali teringat sejarah akan kehancuran Jepang dengan jatuhnya bom atom di kota Hirosima dan Nagasaki saat perang dunia ke-2, Kaisar Jepang yang saat itu memimpin yakni Kaisar Hirohito pada saat yang bersamaan tidak menanyakan jumlah personil militer tetapi menanyakan ketersediaan jumlah tenaga pendidik dalam hal ini guru.

Ini membuktikan bahwa jalan keluar dari permasalahan menuju perubahan adalah pendidikan, olehnya itu penting untuk diperhatikan kualitas pendidikan yang ada saat ini. Banyak persoalan mengenai pendidikan, tetapi setidaknya ada dua urgensi yang perlu diperhatikan.

Pertama, adalah ketersediaan tenaga pendidik sebagai orang yang mentranformasikan pengetahuan. Pentingnya keberadaan guru sangat menentukan kualitas pendidikan, sehingga penyelengaraan pendidikan dapat terlaksana dan yang memiliki hak mendapatkannya (terutama anak-anak)  terealisasi dengan sebagaimana mestinya. Kualitas kehidupan daerah yang jauh dari perkotaan tidak dapat diperbaiki salah satunya karena ketiadaan guru untuk mentransformasikan pengetahuan.

Baca Juga:  Potret Kemiskinan di Kaimana

Kedua, manajemen pendidikan merupakan urgensi lainnya yang perlu jadi titik perhatian. Pemerintah sebagai penyelenggara Negara. Tugas Negara adalah mencerdaskan bangsa sehingga rakyat yang merupakan wujud nyata bangsa berhak secara total mendapatkan pendidikan demi kecerdasannya termasuk rakyat yang berada jauh dari perkotaan. Jika melihat realitas yang terjadi di daerah-daerah jauh dari perkotaan justru penyelenggaraan pendidikan hampir sama sekali bahkan hampir tidak ada terlihat.

Tentu ini adalah kondisi yang memprihatinkan dan tidak dapat dibiarkan terjadi terus menerus, sudah seharusnya kesadaran akan kondisi yang ada mampu membawa kita untuk menyelesaikan masalah yang menjadi skala prioritas dan salah satu skala prioritas itu adalah pendidikan.

Penulis adalah Ketua PAR GKI Paulus Coa, Kaimana


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pemilu Serentak 2024 dan Peran Lembaga Pengawas

Bagikan Artikel ini: Oleh : Klara Isabela Wisang PEMILIHAN Umum atau yang disingkat Pemilu merupakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *