
KAIMANANEWS.COM- Aksi adu mulut antara salah satu anggota DPRD Kaimana dengan mantan Direktur RSUD Kaimana warnai kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kaimana Tahun 2023 yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Krooy, Selasa (19/4/2022).
Kegiatan yang dibuka Bupati Kaimana Freddy Thie ini awalnya berjalan baik dan lancar. Namun pada saat dimulainya diskusi, terjadi aksi adu mulut antara anggota DPRD Arsyad Laway dengan mantan pelaksana tugas Direktur RSUD, Subhan Hasannoesi.
Aksi adu mulut yang nyaris berujung adu jotos ini berawal dari penjelasan Plt. Mantan Direktur RSUD Kaimana, sekaligus menjawab pertanyaan Wakil Ketua I DPRD, Jaquilina Claudia terkait masalah kelangkaan obat di RSUD yang dikeluhkan masyarakat belakangan ini.
Dalam penjelasannya, mantan Direktur RSUD mengatakan tidak ada kelangkaan obat di RSUD. Jikalau ada masyarakat yang terpaksa mengeluarkan uang untuk mendapatkan obat maka biayanya akan diganti. Namun disela menyampaikan keterangan, mantan Direktur RSUD ini sempat menyinggung nama institusi DPRD berkaitan dengan anggaran.
Merasa terpojok dengan pernyataan mantan Direktur RSUD, anggota DPRD Arsyad Laway langsung memotong pembicaraan mantan Direktur RSUD yang menilai pernyataan tersebut memiliki kesan melempar kesalahan kepada DPRD.
Suasana dalam ruangan pun menjadi gaduh. Diskusi program terpaksa dihentikan sementara waktu. Dan sejumlah peserta Musrenbang turun tangan melerai keduanya yang melanjutkan aksi adu mulut dengan keluar dari tempat duduk masing-masing dan hendak saling menyerang sesuai potongan video yang beredar.
Akibat insiden ini, Wakil Ketua I DPRD Jaquilina Claudia bersama anggota DPRD Erni Maya Epha dan Ruthfiani Bless memutuskan keluar dari ruang musyawarah, diikuti anggota DPRD Arsyad Laway. Empat anggota DPRD ini meninggalkan tempat Musrenbang karena situasi tidak memungkinkan untuk lanjut berdiskusi. |RED|KN1|









KAIMANA NEWS Media Informasi Publik