
KAIMANANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menggelar pelatihan Kurikulum Merdeka Belajar dan Penatausahaan Ijasah Bagi Guru Jenjang SMA/SMK se-Kaimana, Kamis (12/6/2024).
Sekretaris Daerah Kaimana, Drs. Donald Wakum saat membuka kegiatan berharap, seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Kaimana menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar (KMB).
“Berdasarkan laporan, dari 7 SMA dan SMK yang ada di Kaimana, baru 2 yang sudah menerapkan kurikulum merdeka belajar. Jadi untuk 5 sekolah lainnya agar segera menyesuaikan diri,” imbau Sekda.
Dikatakan, kurikulum merdeka belajar adalah kurikulum nasional yang diwajibkan secara kepada semua jenjang satuan pendidikan untuk menjalankannya karena merupakan inovasi yang luar biasa dari Kemendikbudristek dibawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Kurikulum merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, sehingga akan lebih optimal dan peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.
Berdasarkan regulasi dan amanat undang-undang lanjutnya, kurikulum ini mengharuskan Pemerintah Kabupaten Kaimana mengalokasikan anggaran dari APBD sebesar 20% untuk pendidikan.
“Jadi di tahun 2024 ini, Pemkab Kaimana telah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 1,2 triliun, jika kita alokasikan ke anggaran pendidikan sebesar 20 persen berkisar 240 miliar dan hal itu telah dicapai Pemkab Kaimana,” beber Wakum.
Meski disamping itu akunya, masih ada keperluan belanja pembangunan, kebutuhan belanja publik, belanja pegawai barang dan jasa yang sangat meningkat dan fluktuatif, sehingga tidak mudah untuk mengalokasikan anggaran sebanyak 240 milliar untuk pendidikan.
“Ini merupakan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Kaimana dalam mendorong pendidikan di wilayahnya. Saya selama bekerja di pemerintahan, baru pertama kali melihat ada alokasi anggaran pendidikan yang memenuhi amanat undang undang seperti di Kaimana,” ucapnya.
Menurut Sekda, ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah bagi masyarakat melalui dunia pendidikan. Kurikulum merdeka ini diharapkan bisa memberikan manfaat yang baik bagi dunia pendidikan, terutama bagi tenaga pendidik dan para murid. |SMI|




KAIMANA NEWS Media Informasi Publik