Home / Berita Utama / Jubir Covid: Warga dari Daerah Terpapar Corona Diminta Patuh Jalani Isolasi Diri

Jubir Covid: Warga dari Daerah Terpapar Corona Diminta Patuh Jalani Isolasi Diri

Bagikan Artikel ini:

TINDAKAN sejumlah warga yang baru saja datang dari daerah terpapar virus corona namun tidak melakukan isolasi diri di rumah mendapat kecaman dari masyarakat, termasuk Satgas Penanganan Covid-19 Kaimana.

Juru Bicara Satgas Covid, dr. Albert Kapitarau, Sp.B, dengan tegas meminta masyarakat, khususnya yang baru datang dari daerah terpapar agar melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari.

“Masyarakat khususnya yang baru datang dari daerah terpapar harus sadar diri untuk menjalani karantina mandiri,” tegas Dokter Albert, Jumat (3/4/2020).

Baca Juga:  Cek Isi Gudang, Bupati Sebut Persediaan Obat dan APD Cukup Hingga 2 Bulan Kedepan

Dikatakan, selama menjalani karantina mandiri, masyarakat diminta melapor kepada petugas apabila terjadi gejala seperti batuk, demam atau gangguan pernapasan.

Ia juga meminta masyarakat agar menghargai niat baik pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona, dengan meminta masyarakat melakukan isolasi diri, menjaga jarak, serta menjalani pola hidup bersih dan sehat.

“Yang kita harapkan itu pengertian dari masyarakat khususnya yang baru datang dari daerah terjangkit untuk karantina mandiri di rumah dan melaporkan ke petugas medis jika ada keluhan-keluhan demam dan gangguan pernapasan,” ujarnya.

Baca Juga:  Bagian Prokopim Setda Kabupaten Kaimana Gelar Bimtek Public Speaking

Ditambahkan, keputusan Satgas untuk mengarahkan masyarakat ber-KTP Kaimana yang baru datang dari daerah terjangkit untuk menjalani karantina mandiri di rumah karena pergerakannya bisa diawasi.

“Kami berharap ada peran RT dan RW untuk mengingatkan warganya. Kalau yang karantina khusus itu karena kontrol dan pengawasan terhadap mereka susah, karena berpindah-pindah tempat,” ungkap Dokter Albert. |AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pelaku Usaha di Kaimana Kurang Patuh Laporkan Perkembangan Penanaman Modal

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Jumlah investasi yang terdata dalam Online Single Submission (OSS) atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *