Home / Berita Utama / Galeri Tak Kunjung Hadir, Pengrajin Noken Terpaksa Jualan di Pantai

Galeri Tak Kunjung Hadir, Pengrajin Noken Terpaksa Jualan di Pantai

Bagikan Artikel ini:

AKIBAT belum adanya galeri untuk memasarkan produk kerajinan tangan bagi para pelaku UKM, sejumlah pengrajin noken terpaksa memilih kawasan pantai sebagai tempat berjualan.

Lokasi yang dipilih adalah Pantai Bantemi, Jalan Utarom. Meskipun diterjang angin kencang, hingga noken yang dipajang sempat terbawa angin, namun Marlince dan Oktovina memilih tetap bertahan.

Mereka berharap, warga yang melintas tertarik membelanjakan produk yang mereka tawarkan, agar hasil penjualan produk bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di tengah pandemi Covid-19.

Marlince mengaku, biasanya mereka menjajakan produk noken yang dihasilkan di pasar sayur Air Tiba. Namun karena pengunjung biasanya hanya fokus berbelanja sayur, produk tas yang mereka jajakan jarang disambangi pembeli.

Baca Juga:  Libatkan 150 Personel, Ini Program TMMD 127 Kodim Kaimana di Kampung Marsi dan Sisir

“Memang biasanya kami jualan di pasar, tapi mungkin karena disitu pasar sayur jadi orang lebih fokus beli sayur. Makanya kami coba cari rejeki disini, siapa tahu yang lewat di jalan mau bantu kami dengan membeli noken,” ungkap Marlince diamini Oktovina.

Diakui, sejumlah pedagang tas noken di pasar pernah beberapa kali meminta Dinas Perindagkop menyediakan tempat khusus untuk membantu para pengrajin produk khas Papua agar dapat menjajakan barang di lokasi yang layak, namun hingga saat ini belum ditepati.

“Pernah beberapa kali orang dari dinas datang ke pasar, kami sudah minta supaya ada rumah khusus untuk kami jualan tas anyaman, mereka janji untuk siapkan tapi sampai hari ini belum juga terwujud,” keluh mereka.

Baca Juga:  TPKS Minta Bawaslu Sikapi Kampanye yang Bernada Penghinaan

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindagkop UMKM Kaimana, Agustinus Janoma, SE, mengatakan, galery untuk pengrajin tas tenun dan UMKM sudah disiapkan. Namun belum dapat digunakan karena belum dilengkapi fasilitas pendukung.

“Galery sudah kami siapkan di jalan Utarum Tanjung Simora. Selama ini belum kami fungsikan karena fasilitasnya belum kami lengkapi. Tapi nanti Galery akan dikelola Dinas Perindagkop, masyarakat hanya boleh menitip produk,” ungkapnya, Selasa (14/7/2020). |DAR|AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Bupati Kaimana Lepas Keberangkatan 15 Jamaah Umroh Menuju Tanah Suci  

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM– Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si melepas secara resmi keberangkatan 15 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *