
KAIMANA- Sunset Quair, Paduan Suara Campuran Dewasa (PSDC) binaan LPPD (Lembaga Pengembangan Perparawi Daerah) Kabupaten Kaimana akan tampil mengharumkan nama Kaimana, Papua Barat dan nama Indonesia, pada kompetisi internasional Grand Prix of Nations Gothenberg 2019 di Kota Gothenburg, Swedia pada 3-10 Agustus 2019 mendatang.
Sunset Quair akan turun dengan kekuatan 50 lebih personil dan sedikitnya akan menyanyikan 8 buah lagu. Keberangkatan sunset quair ke Swedia merupakan sebuah reward atas perolehan champion pada Pesparawi Nasional di Pontianak, sekaligus dalam rangka try out menghadapi Pesparawi XIII se-Tanah Papua di Timika Tahun 2020 mendatang.
Ketua LPPD Kaimana, Fredy Susanto Zaluchu menyampaikan ini saat dikonfirmasi terkait rencana keberangkatan kelompok paduan suara Sunset Quair ke Swedia. Dijelaskan, keberangkatan paduan suara dewasa campuran Sunset Quair ini dalam rangka mengikuti kompetisi Champions Eropa, sebuah ajang paling bergengsi di Eropa yang membuka kesempatan bagi paduan suara dari manapun untuk berpartisipasi.
“Sebenarnya bukan mewakili apa dan siapa, tapi ini semacam anugerah atau reward setelah kemarin kita champion di nasional. Sebagai Ketua LPPD saya sangat berterima kasih sekali kepada Pemda Kaimana yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti even internasional ini. Disisi lain kami memahami ini sebagai sebuah try out menuju Pesparawi Timika 2020,” jelas Fredy, Rabu (6/3).

Lebih jauh Fredy mengatakan, selain Sunset Quair, ada dua kelompok paduan suara lain dari Indonesia yang juga akan sama-sama mengikuti ajang bergengsi ini. Pelaksanaan lomba sendiri lanjutnya, dijadwalkan 3-10 Agustus 2019. Sunset Quair terangnya, sudah terdaftar sebagai peserta, dengan 2 kategori lomba yang akan diikuti yakni kategori mix atau campuran yang didalamnya terdapat beberapa mata lomba, serta kategori gospel.
“Terkait dengan itu banyak hal yang harus kami siapkan. Masalah pendanaan juga menjadi pergumulan kami, walaupun dari Pemda Kaimana sudah menyiapkan. Kami sedang berupaya meminta bantuan dari provinsi mengingat Kaimana pernah menjadi duta PB dan menang mengharumkan nama Papua Barat. Nanti di Swedia juga kan secara tidak langsung nama Papua Barat dan Indonesia juga pasti disebut,” ungkap Kepala Inspektorat Kaimana ini.
Ditanya total personel yang nanti akan berangkat, Fredy mengatakan, rombongan diperkirakan mencapai 100 orang, karena selain anggota paduan suara yang akan didampingi para pelatih, pianis, ada juga official, serta diharapkan juga ada pejabat daerah yang bisa hadir untuk memberikan dorongan semangat kepada para peserta.
“Estimasi yang akan berangkat 100 orang. Peserta sendiri kurang lebih 60 orang, tetapi tidak serta merta 60 orang karena ada proses eliminasi. Saat ini saja tersisa 59 orang, jadi penyaringan akan terus dilakukan hingga hari keberangkatan. Karena bagi kami paduan suara ini bukan cuma soal kualitas suara, tetapi bagaimana sikap dan prilaku,” pungkasnya. |AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik