Home / Berita Utama / Bangunan Sejarah Peninggalan Perang di Bandara Utarom Akan Direlokasi

Bangunan Sejarah Peninggalan Perang di Bandara Utarom Akan Direlokasi

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Pemerintah Kabupaten Kaimana dalam waktu dekat akan melakukan pemindahan sejumlah bangunan peninggalan Belanda di area Bandara Utarum, ke lokasi yang sudah disiapkan yakni belakang gedung baru BPBD Kampung Coa.

Pemindahan bangunan sejarah Perang Dunia II yang sudah terdaftar sebagai cagar budaya ini, dilakukan karena kawasan tersebut akan digunakan sebagai area pembangunan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU).

Rencana pemindahan ini dibenarkan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kaimana, Luther Rumpumbo, S.Pd saat dikonfirmasi terkait kelanjutan dari rencana relokasi bangunan cagar budaya sejarah peninggalan perang dari Bandara Utarom untuk tujuan pembangunan DPPU.

Baca Juga:  Mendagri Lantik Muhammad Musa'ad Penjabat Gubernur Papua Barat Daya

Menurut Luther, Pemerintah Daerah akan berupaya memindahkan bangunan sejarah dimaksud, dengan pertimbangan kehadiran DPPU akan membawa manfaat bagi kemajuan Kaimana kedepan.

Dikatakan, lokasi baru yang saat dilirik Pemerintah Daerah adalah belakang gedung baru kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Jalan Utarom Kampung Coa.

“Untuk masalah relokasi, saya bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sudah bertemu Pak Bupati dan lainnya. Kesepakatannya ya Pemda siap melakukan relokasi kalau itu untuk kemajuan Kaimana kedepan. Rencana lokasinya itu dibelakang kantor BPBD di ujung bandara, tetapi kami juga masih melihat lokasi lain,” terang Rumpumbo, Jumat (24/1).

Baca Juga:  Kecelakaan Maut Depan Bappeda Krooy, 1 Tewas, 2 Kritis

Lebih jauh Luther Rumpumbo yang pada 11 Januari 2018 hadir mewakili Pemerintah Daerah dalam rapat koordinasi terkait pembangunan DPPU menjelaskan, pembangunan DPPU sendiri dijadwalkan mulai bulan Mei. Oleh karenanya, Pemda disarankan segera memindahkan bangunan sebelum bulan Mei.

 ’’Kalau tidak ada halangan, mereka rencananya mulai membangun DPPU pada bulan Mei. Berdasarkan survey yang mereka lakukan, DPPU itu layak berada di lokasi yang selama ini dipakai Pertamina untuk menyuplai avtur. Sehingga waktu untuk memindahkan bangunan hanya tersisa dua bulan,” pungkasnya. (AWI)


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Wabup Kaimana Isak Waryensi Resmikan Menara Lonceng GKI Jemaat Maranatha Yarona

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, S.Tr, Minggu (24/5/2026) meresmikan Menara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *