
SULITNYA mendapatkan air bersih masih menjadi persoalan pelik yang dirasakan masyarakat di wilayah Teluk Arguni. Untuk memenuhi kebutuhan, selama ini masyarakat hanya mengharapkan air hujan. Masyarakat berharap Pemerintah Daerah memberikan perhatian khusus terkait masalah ini.
Harapan ini disampaikan Kepala SD YPK Barari, Kampung Urisa, Daud Patianan saat ditemui di Kampung Urisa, Minggu (6/6/2021).
Daud menyampaikan ini karena dirinya bersama rekan guru juga turut merasakan kesulitan mendapatkan air bersih. Menurutnya, untuk mengatasi kebutuhan air bersih selama ini, pihaknya hanya menunggu turunnya hujan.

“Air bersih disini sangat sulit. Kita hanya menunggu hujan supaya dapat air bersih. Memang ada sumur, tapi kalau sudah kering, kami harus mengambilnya di mata air kecil dari kampung sekitar dengan jarak 14 kilometer jalan kaki,” keluh Daud.
Menurutnya, kondisi ini hampir terjadi di seluruh wilayah Distrik Arguni Atas, sehingga ini perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah.
Disisi lain ia mengakui, meskipun hidup susah akibat sulitnya mendapatkan air bersih, pihaknya tetap melaksanakan aktifitas belajar mengajar dengan baik. Ia dibantu beberapa guru kontrak untuk mendidik 64 siswa. |DAR|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik