Home / Berita Utama / Ini Catatan Kritis 4 Fraksi Dewan pada Penetapan APBD 2020

Ini Catatan Kritis 4 Fraksi Dewan pada Penetapan APBD 2020

Bagikan Artikel ini:

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kaimana pada rapat paripurna pembahasan, penetapan dan persetujuan APBD Tahun Anggaran 2020 menyampaikan beberapa masukan dan catatan kritis kepada pemerintah daerah dalam fungsinya sebagai pengawas.

Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicara yang juga Ketua Fraksi Charlie R.E Maipauw, dalam laporan pemandangan umum fraksi meminta Pemerintah Daerah agar melalui distribusi APBD yang cukup besar dapat menghidupkan dunia pendidikan dan lebih giat menggerakkan program kesehatan pada arah peningkatan kualitas.

Menuntaskan pembangunan infrastruktur dengan mengedepankan kualitas; memperhatikan masalah air bersih, penerangan jalan dan pembangunan drainase demi terciptanya lingkungan yang bersanitasi; memberikan perhatian khusus pada lahan produksi kosong, potensi perikanan dan program rumput laut, destinasi wisata Triton, hingga melakukan evaluasi terhadap kinerja setiap OPD yang tidak mampu menterjemahkan RPJMD.

Baca Juga:  DAK Serah Draft Naskah Akademik Ranperda Perlindungan Hukum Masyarakat Adat ke Pemda

Sementara Fraksi Partai Golkar melalui juru bicara Frans Amerbay menyarankan Pemerintah Daerah agar sesegera mungkin mengambil kebijakan dan melakukan penghematan terhadap Belanja Tidak Langsung karena disparitas Belanja Tidak Langsung dengan Belanja Langsung semakin berhimpitan, melakukan survey tentang kebituhan pokok menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020, serta kebijakan rekruitmen tenaga kontrak.

Fraksi Demokrat melalui juru bicaranya Fatamsya Furu, mengingatkan beberapa hal terkait; akuntabilitas pelayanan publik, program air bersih, evaluais program rumput laut, perbaikan managemen RSUD, pengadaan transportasi darat untuk para guru di wilayah terpencil, serta meminta agar DPA dapat direalisasikan Januari 2020.

Baca Juga:  Pilkades Serentak di Kaimana Digelar 12 November

Sedangkan Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat, melalui juru bicara Lucky Loupatty mengingatkan beberapa hal yakni terkait managemen RSUD Kaimana; pengawasan terhadap tempat hiburan malam; memperhatikan pendidikan bagi putra asli Kaimana, peningkatan PAD, peredaran minuman keras dan galian golongan C; serta pengawasan terhadap rusaknya kawasan wisata Teluk Triton.

Saran dan catatan khusus dari DPRD Kaimana ini mendapat tanggapan positif dari Bupati Kaimana, Matias Mairuma. Bupati tegaskan, akan memberikan perhatian serius pada setiap program kegiatan yang bertujuan mensejahterakan masyarakat Kaimana. |KNT|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Juli Hingga Oktober, Papua Barat Berlakukan Pengurangan dan Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Ranmor

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Kepala Kantor UPT Samsat Kaimana, Andy Kusuma menegaskan bahwa Pemerintah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *