Home / Berita Utama / Logistik Pemilu Sudah di Gudang KPU, Surat Suara Dalam Perjalanan

Logistik Pemilu Sudah di Gudang KPU, Surat Suara Dalam Perjalanan

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Logistik berupa kotak suara, bilik suara, sampul, serta kelengkapan TPS seperti alat coblos, tinta dan lainnya yang akan digunakan pada Pemilu 17 April 2019 nanti, sudah diterima KPU Kaimana.

Namun untuk logistik surat suara, rencana pergeseran ke Kaimana masih menunggu informasi dari KPU provinsi. Saat ini, surat suara dimaksud sedang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Sorong dan Manokwari, yang diperkirakan akan tiba pada 24 dan 25 Februari 2019.

Ketua KPUD Kaimana, Kristianus Maturbongs, S.Sos menyampaikan ini disela memantau pembagian atribut kepada 55 Relawan Demokrasi di Gedung Pertemuan Distrik Kaimana, Rabu (20/2).

Dikatakan, berdasarkan petunjuk awal yang diterima pihaknya, pergeseran surat suara dari Sorong menuju Kaimana nantinya, akan dikawal oleh pihak Polda Papua Barat.

Baca Juga:  Hadiri Acara Puncak HUT-20 Kaimana, Pj. Gubernur PB ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan Jelang Pemilu

Untuk pengamanan selanjutnya, baik di gudang penyimpanan sementara hingga pergeseran ke tingkat PPD dan TPS, pihak KPU akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Polres Kaimana untuk membahas tentang mekanisme pengamanan.

“Sebelum surat suara tiba, kami akan berkoordinasi dengan pihak Polres terkait mekanisme pengamanan. Ini mengacu pada instruksi KPU RI. Sampai saat ini logistik yang sudah masuk itu baru berupa kotak suara, bilik, sampul dan kelengkapan TPS seperti alat coblos, tinta dan lainnya. Sedangkan untuk surat suara, masih menunggu informasi terkait pergeserannya ke Kaimana,” terang Maturbongs.

Baca Juga:  Dikabarkan Banyak Ikan Mati di Perairan Triton, Dinas Perikanan dan DLH Akan ke Lokasi

Ditambahkan, logistik berupa kotak suara, bilik suara, sampul dan lainnya, kemungkinan besar akan ditambah karena ada tambahan TPS setelah penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK). Namun penambahan tersebut, kemungkinan besar tidak terlalu signifikan.

“Logistik yang ada saat ini sudah sesuai dengan jumlah TPS, tetapi kami perlu mengantisipasi adanya kemungkinan penambahan TPS setelah penetapan DPTb dan DPK. Kami sudah koordinasikan dengan KPU provinsi, soal berapa tambahannya nanti kami akan hitung. Kalau memang ada penambahan TPS maka logistiknya akan disesuaikan,” pungkasnya. |AWI|

 


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DPRK Kaimana akan Panggil Disperindagkop dan Pertamina Jika Antrean Panjang Pertalite Berlanjut

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Komisi B DPRK Kaimana akan berkoordinasi dengan Dinas Perindagkop UMKM terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *