Home / Berita Utama / Pekerjaan Rehabilitasi dan Pengaspalan Jalan Sisir Sedang Berproses

Pekerjaan Rehabilitasi dan Pengaspalan Jalan Sisir Sedang Berproses

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kaimana di tahun anggaran 2022 ini akan melanjutkan pengaspalan jalan dari Kolam Sisir hingga muara pembatas Kampung Marsi dan Sisir 2.

Selain itu, Dinas juga akan melakukan rehabilitasi jalan dari pertigaan Bumsur Dalam hingga kolam Sisir. Rehabilitasi dan pengaspalan jalan menuju Kampung Marsi ini sedang dalam proses pengerjaan dengan alokasi anggaran sebesar Rp.10 Miliar.

Kepala Dinas PUPR Kaimana (Plt), Viktor Klau, ST menyampaikan ini saat mendampingi Bupati Kaimana Freddy Thie melakukan kunjungan kerja sekaligus sosialisasi kegiatan tahun 2022 di Kampung Marsi, Senin (6/6/2022).

Dijelaskan, panjang jalan yang akan diaspal adalah 4 kilometer dengan biaya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) masing-masing sepanjang 2 kilometer. Saat ini, kegiatan pekerjaan sedang berproses.

Baca Juga:  Wabup Isak Waryensi Buka Kegiatan Moderasi Beragama yang Digelar FKUB Kaimana

“Tahun ini kita akan lanjutkan pengaspalan dari ujung aspal kolam Sisir. Ada dua pendanaan yaitu dari DAK dan DTI masing-masing sepanjang 2 kilometer sehingga total 4 kilometer. Kedua, kita akan rehabilitasi jalan lama dari pertigaan kota sampai daerah kolam. Itu akan kami pikirkan apakah ada perubahan elevasi atau seperti apa. Kita akan lihat apa yang terbaik untuk penanganan jalan di daerah ini,” terangnya dihadapan warga Marsi dan Sisir 2.

Menyambung penjelasan Kepala PUPR, Bupati Kaimana Freddy Thie meminta masyarakat Kampung Marsi maupun Kampung Sisir agar memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah baik yang dibiayai APBD, APBD provinsi maupun APBN yang masuk ke wilayah kampung.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran, Pemda Kaimana Pangkas 68 M dan Tekan Biaya Perjalanan Dinas 50%

Bupati berharap kejadian pengalihan pembangunan jalan dari Wermura menuju Sisir oleh provinsi ke tempat lain tidak terulang lagi, akibat persoalan tuntutan ganti rugi tanaman yang dilakukan oleh masyarakat.

“Saya mohon dukungan dari bapak-ibu yang ada disini supaya semua kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Saya minta kalau ada program masuk disini jangan ada palang memalang. Program kegiatan itu untuk kepentingan kita dan kemajuan daerah kita, bukan untuk siapa-siapa,” ujar Bupati saat itu. |RED|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Bupati Kaimana Lepas Pawai Obor Menyambut Idul Adha 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si melepas secara resmi kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *