Home / Berita Utama / Pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Kaimana Turunkan 150 Personel Gabungan  

Pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Kaimana Turunkan 150 Personel Gabungan  

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Kepolisian Resor Kaimana menurunkan 150 personel gabungan TNI, Polri dan instansi terkait, dalam rangka mengamankan pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kapolres Kaimana, AKBP Satria Dwi Dharma, S.I.K mengatakan, dari total 150 personel yang diturunkan, 80 diantaranya berasal dari Polres Kaimana, selebihnya berasal dari TNI dan instansi terkait, dalam hal ini Satpol PP dan lainnya.

Selain personel, Polres Kaimana juga telah membuka 5 pos untuk mendukung Operasi Ketupat, yakni 2 dua pos pelayanan dan 3 pos pengamanan. Dua pos pelayanan terdapat di bandara dan pelabuhan, sedangkan 3 pos pengamanan terletak di taman kota, pasar sentral Air Tiba dan Kampung Tanggaromi.

Setiap pos pelayanan dan pengamanan lanjut Kapolres, rata-rata diisi 2 regu pengamanan dengan jumlah personel 7 hingga 8 orang. Namun untuk pos pengamanan pasar, jumlahnya lebih banyak yakni setiap regu minimal 9 personel.

Baca Juga:  Jemaat GKI dan GPI Kaimana Gelar Pawai Obor Sambut Fajar Paskah

Kapolres juga tegaskan, untuk pengamanan Idul Fitri ini, pihaknya akan meningkatkan upaya patroli pada malam takbiran, untuk mengawal peserta pawai takbiran yang akan melaksanakan pawai obor dari titik star Masjid Attaqwa Krooy menuju finis Masjid Baiturrahim Kota Kaimana.

Selain pada saat pawai takbiran, patroli pengamanan juga akan ditingkatkan saat pelaksanaan hadrat di hari kedua lebaran, baik dalam kota maupun luar kota.

Kapolres juga tegaskan, satu hal yang menjadi fokus perhatian dalam kegiatan pengamanan untuk ditindak tegas adalah kendaraan berknalpot brong dan yang berkendara dalam keadaan mabuk minuman keras.

Baca Juga:  Wabup Kritisi Pengembangan Pariwisata Kaimana Masih Sebatas Wacana

“Malam takbiran dan hadrat kita akan melaksanakan patroli skala besar. Rencananya pawai obor jalan kaki, sehingga kendaraan tidak dibolehkan. Kalau pawai kendaraan itu hikmahnya kurang, karena disitu ajangnya masyarakat mengeluarkan motor-motor brongnya. Apalagi dalam kedaan mabuk minuman keras. Kami tegaskan apabila ada yang menggunakan kendaraan dengan knalpot tidak sesuai standar atau motor-motor brong ya mohon maaf kita akan kandangkan,” tegas Kapolres, Kamis (12/3/2026).

Kapolres berharap masyarakat tetap mematuhi aturan berlalu lintas dan selalu menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif. Pengamanan idul fitri atau Operasi Ketupat sendiri, akan berlangsung hingga 25 Maret 2026. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Dua Masjid di Kaimana Dapat Tambahan Bantuan Sapi Kurban dari Pemerintah Pusat

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Selain mendapatkan bantuan masing-masing satu ekor sapi dari Pemerintah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *