
KAIMANANEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Kaimana, Sabtu (14/5/2022) melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2022. Upacara yang dipusatkan di Gedung Olahraga Kaimana ini dipimpin Bupati Kaimana, Freddy Thie.
Dalam upacara yang dihadiri perwakilan pelajar, ASN, pimpinan OPD dan lainnya ini, Bupati selain membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Nasional, juga berharap agar penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Kaimana kedepannya semakin baik.
Bupati membaca sambutan tertulis Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim juga mengatakan, selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang kita hadapi, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
“Hari ini, saudara-saudariku adalah bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” ucapnya.
Di tengah hantaman ombak yang sangat besar lanjut Bupati Freddy, kita terus melautkan kapal besar bernama Merdeka Belajar, yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia.

Kurikulum merdeka yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemo terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini kurikulum Merdeka Belajar sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
“Anak-anak kita juga tidak perlu khawatir dengan tes kelulusan karena Assesment Nasional yang sekarang tidak bertujuan untuk ‘menghukum’ guru arau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar, supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar poendidikan,” ujar Menteri Nadiem.
Semangat yang sama juga kita dengar dari para seniman dan pelaku budaya yang sekarang mulai bangkit. Langkah kita hari ini lanjutnya, sudah semakin serentak, laju kita sudah semakin cepat, namun kita belum sampai di garis akhir.
Maka tidak ada alasan untuk berhenti bergerak meski sejenak. Kedepan masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang jauh lebih tinggi. Dan kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk Merdeka Belajar,” pungkasnya. |RED|KN1|














KAIMANA NEWS Media Informasi Publik