
RUTINITAS pembersihan sampah disepanjang jalan yang biasa dilakukan oleh sekelompok warga dan didominasi kaum perempuan di pagi hari, untuk sementara waktu dihentikan.
Penghentian dilakukan karena kegiatan menyapu jalan ini belum dipastikan terakomodir dalam DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kaimana Tahun 2021.
Kepala Seksi Kebersihan Bidang Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kaimana, Efraim Victor Bles, ST,M.Si menyampaikan ini saat dikonfirmasi, Senin (18/1/2021).
Menurut Efraim, program menyapu jalan untuk tahun 2021 memang sudah diusulkan, namun hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah usulan tersebut diakomodir atau tidak karena APBD Tahun 2021 yang didalamnya terdapat program kebersihan pada DPA Dinas Lingkungan Hidup belum ditetapkan.

Dinas Lingkungan Hidup lanjutnya, tidak ingin mengambil resiko dengan membiarkan para petugas penyapu jalan melaksanakan kegiatan, sementara DPA sendiri belum ada.
“Untuk kebersihan yang dilakukan ibu-ibu, sejauh ini kita belum bisa memerintahkan mereka untuk lanjut karena kita menunggu DPA 2021. Kalau di DPA ada, baru kita bisa panggil mereka kerja. Kami juga saat penyusunan tidak tahu persis apakah programnya masuk atau tidak,” ungkapnya.
Ditanya jumlah petugas penyapu jalan yang diakomodir dalam DPA, Efraim jelaskan, jumlah petugas setiap tahun bervariasi yang disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok.
Namun apabila benar-benar dibutuhkan, sementara anggaran yang dialokasikan melalui APBD murni tidak mencukupi, maka diupayakan penambahan melalui anggaran perubahan.
“Jumlahnya bervariasi untuk setiap tahunnya, kalau anggarannya besar ya bisa 10 kelompok seperti tahun lalu, sebelumnya juga pernah 12 kelompok. Penyerapan anggaran untuk kegiatan menyapu jalan ini memang cukup besar. Lokasi kegiatannya mulai dari kota hingga jembatan Air Tiba, lalu mulai dari Toko Sumber Rejeki hingga pertigaan SMKN 2. Sementara dari jembatan Air Tiba hingga Toko Sumber Rejeki itu ditangani Kelurahan Krooy,” terangnya. |AWI|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik