Home / Berita Utama / Tahun Depan, Pasar Rakyat Air Tiba Difungsikan

Tahun Depan, Pasar Rakyat Air Tiba Difungsikan

Bagikan Artikel ini:

SESUAI rencana, bangunan Pasar Rakyat Pasar Baru Kaimana di Air Tiba, yang berlokasi di bagian belakang pasar aktif saat ini, akan difungsikan pada tahun 2021. Bangunan yang terdiri dari 4 unit tersebut, akan difungsikan untuk menampung semua pedagang sayur mayur khususnya, yang masih berjualan di emperan toko ataupun di tepi jalan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Kaimana, Agustinus Janoma, SE, MM menyampaikan ini ketika dikonfirmasi terkait rencana pengoperasian bangunan pasar yang sudah lama dibangun namun belum kunjung difungsikan.

Kepada KaimanaNews.Com di ruang kerjanya belum lama ini, Janoma mengatakan, belum difungsikannya bangunan pasar karena ada beberapa fasilitas yang masih perlu dilengkapi dan diperbaiki, diantaranya instalasi listrik maupun akses masuk menuju pasar.

Baca Juga:  Lepas Kafilah MTQ ke-X Menuju Manokwari, Ini Harapan Pemkab Kaimana

Bangunan pasar dimaksud lanjut Janoma, harus segera dimanfaatkan karena selain untuk memenuhi kebutuhan para pedagang, juga karena ada desakan dari Kementerian Perdagangan agar semua pasar yang sudah dibangun segera dibuka.

“Rencana kami bangunan itu difungsikan tahun depan. Semua sudah lengkap, tapi ada beberapa yang harus diperbaiki seperti instalasi listrik. Kalau jalan ya mungkin untuk sementara pakai jalan yang ada dulu. Yang penting kita buka dulu pasarnya, lalu akses masuk kita benahi pelan-pelan. Nanti kita akan koordinasi dengan Dinas PUPR. Kita juga sudah didesak oleh Kementerian Perdagangan agar bagaimana caranya supaya pasar yang sudah dibangun dibuka secepatnya,” ujar Janoma.

Baca Juga:  Aksi Demo Tolak Pemekaran DOB dan Cabut UU Otsus Jilid II Juga Terjadi di Kaimana

Diakui, mengoperasikan bangunan pasar memang agak sulit, terutama untuk mengarahkan para pedagang menempati los yang tersedia dan meninggalkan lokasi lama yang selama ini menjadi tempat mereka berjualan. Namun jika dilakukan dengan baik, melalui pendekatan kekeluargaan dan lainnya, pasti secara perlahan pasar bisa berfungsi secara baik.

“Yang paling berat itu bukanya, tapi kita bagaimana kita secara pelan-pelan memberikan rangsangan agar para penjual mau menempati los yang tersedia dan betah berjualan disitu, seperti yang sudah kita lakukan di pasar Coa. Kita rencanakan kalau pasar rakyat ini sudah terbuka, mereka yang berjualan di pertokoan bisa masuk kesana. Nanti semua akan tempati bangunan itu,” tutupnya. |AWI|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *