
DITARGETKAN pekan depan, ruas jalan satu arah dari tugu lumba-lumba menuju kota bisa kembali difungsikan. Saat ini, aktivitas perbaikan jalan masih tersisa 200 meter. Keterlambatan penyelesaian pengerjaan jalan dimaksud, disebabkan ada beberapa bagian yang rentan rusak sehingga harus ditimbun dan menjalani proses pengerasan.
“Kita targetkan paling lambat minggu depan selesai dan sudah bisa digunakan. Pekerjaan memang agak molor karena ada beberapa titik yang harus ditimbun agak tinggi dan perlu pengerasan sebelum diaspal,” terang Musa Siwabesi, Pimpinan PT. Vita Samudera Kaimana.
Kepada Kaimana News saat dikonfirmasi terkait alasan belum selesainya pembangunan jalan, Musa mengakui, pekerjaan perbaikan jalan tersebut memang sedikit molor dari waktu yang sudah ditetapkan. Ruas jalan yang belum selesai dikerjakan hanya tersisa 200 meter. “Yang belum dikerjakan itu tersisa 200 meter. Dan itu paling lambat minggu depan selesai,” ungkapnya, Selasa (14/1/2020).
Seperti diketahui, perbaikan jalan satu arah dari tugu lumba-lumba menuju kota dimaksud telah dimulai sejak awal Desember. Perbaikan jalan dimaksud dianggarkan melalui APBD Perubahan Kabupaten Kaimana Tahun 2019. Akibat adanya aktivitas perbaikan jalan, lalulintas kendaraan dari Krooy menuju Kota terpaksa kembali dialihkan ke jalur lama.
Masyarakat berharap agar perbaikan ruas jalan segera dituntaskan agar arus lalulintas kendaraan dari dan menuju kota kembali lancar. Warga akui, penggabungan arus lalulintas kendaraan yang terjadi dua bulan terakhir cukup beresiko menimbulkan kecelakaan. “Kami masyarakat berharap supaya jalan belakang itu secepatnya difungsikan, karena kalau kendaraan digabung di satu jalur resiko kecelakaannya tinggi,” ujar warga. |TOB|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik