
KAIMANANEWS.COM – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kaimana di tahun 2025 ini memberikan penghargaan kepada 23 guru purna bakti dan anumerta atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini sebagai guru inspiratif.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kaimana, Drs. Ray Ratu D.Come, M.M dalam acara Gebyar Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Inspiratif bertempat di Kantor Dinas Dikpora Kaimana, Selasa (9/12/2025).
Kepala Disdikpora melalui Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Emanuel Iyok Drihandoyo menjelaskan, pemberian apresiasi terhadap guru dan tenaga kependidikan ini merupakan program tahunan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.
Tahun lalu terang Kabid Ketenagaan ini, penghargaan diberikan kepada guru yang mendapat predikat terbaik dalam perlombaan guru dedikasi, guru inspiratif, terima kasih guruku dan guru inovasi.
“Untuk tahun ini, karena keterbatasan Pagu anggaran yang kami programkan, sehingga kami geser penghargaan dalam bentuk apresiasi terhadap guru yang memiliki dedikasi. Jadi pengabdiannya yang kami berikan penghargaan,” terang Emanuel.

Dijelaskan, jumlah guru dan tenaga kependidikan yang menerima penghargaan tahun ini sebanyak 23 orang, yang terdiri dari 13 guru purna bakti dan 10 orang guru anumerta (yang telah meninggal dunia).
Penghargaan ini lanjutnya, diberikan sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Kaimana dibawah kepemimpinan Bupati Hasan Achmad dan Wakil Bupati Isak Waryensi tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, yang didalamnya mencakup kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.
Ia berharap, tahun depan lebih banyak lagi guru yang mendapatkan apresiasi, bukan hanya terbatas pada dedikasi, tetapi juga guru-guru yang mempunyai inspirasi dan inovasi di lapangan.
“Harapan kami tahun depan kalau boleh Pagu anggaran yang berkaitan dengan apresiasi guru ini bisa ditingkatkan sehingga lebih banyak lagi guru yang mendapatkannya. Dan bukan hanya dedikasi, tetapi kita perlu berikan apresiasi juga untuk guru-guru yang mempunyai inspirasi, inovasi di lapangan. Karena banyaknya keluhan selama ini terkait guru-guru yang purna bakti dan anumerta yang tidak diberikan penghargaan, maka mungkin mulai sekarang dan kedepan diharapkan ini bisa terus dilakukan,” pungkasnya. |isw|


KAIMANA NEWS Media Informasi Publik