
KAIMANANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan bantuan perangkat pengelola pupuk kompos kepada Organisasi Pemuda Cenderawasih (OPC) Kaimana yang sedang menggeluti usaha di bidang tersebut.
Bantuan yang terdiri dari 10 item tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kaimana, Yakob Surbay, S.E di Kantor DLH Kaimana, Jalan Kasuarina Krooy, Selasa (20/1/2026).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yakob Surbay mengatakan, bantuan perangkat diberikan untuk mendukung aktivitas OPC yang bergerak di bidang pengelolaan pupuk kompos.
Diakui, pengelolaan pupuk kompos dengan bahan baku yang berasal dari sampah milik masyarakat ini, sangat baik dan efektif dalam rangka turut menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mengurangi sampah itu sendiri melalui proses pengolahan menjadi produk pupuk yang bisa digunakan kembali oleh masyarakat.
“Terkait dengan kegiatan pengelolaan sampah menjadi pupuk organik ini tentu membutuhkan peralatan, sehingga Pemerintah Kabupaten Kaimana di tahun 2025 itu melakukan pengadaan beberapa sarana prasarana pendukung untuk proses daur ulang sampah dan kebetulan OPC ini bergerak di bidang itu,” ungkap Yakob Surbay.
Ia juga mengatakan, upaya yang dilakukan OPC ini sangat membantu Pemerintah Daerah, terutama Dinas Lingkungan Hidup yang memiliki fungsi menjaga kebersihan lingkungan melalui penanganan sampah.

“Kegiatan OPC ini sangat membantu pemerintah daerah, mengingat masalah kebersihan melalui penanganan persampahan ini bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Kepala DLH berharap, bantuan peralatan pengolahan sampah menjadi pupuk organik ini dapat bermanfaat bagi OPC dalam mengembangkan usaha, serta bisa menyerap tenaga kerja dan mendatangkan manfaat secara ekonomi bagi para pekerja.
Sementara Ketua OPC Kaimana, Fridolin Mosmafa pada kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup yang telah membantu dan mendukung usaha pengelolaan pupuk kompos melalui bantuan peralatan.
Ia berharap, melalui bantuan perangkat yang diberikan ini, pihaknya bisa membantu mengembangkan usaha, serta menyerap tenaga kerja guna mengurangi pengangguran. “Kita hadir disini untuk mengelola sampah menjadi limbah organik untuk dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Kedepan kami berharap bisa membantu menyediakan lapangan kerja,” pungkasnya.
Adapun bantuan yang diberikan DLH dimaksud terdiri dari; drum besi, EM4 1 Liter, Masker KF94, mesin pencacah batang pisang, mesin pencacah kompos, mesin pengayak kompos, mesin pompa sanyo, sarung tangan nitrille hijau, viar naw karya, tenda, drum plastik dan gula 1 karung. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik