
PENGAWASAN sumber daya alam, terutama hasil hutan berupa kayu selama ini tidak dilakukan dengan baik. Penebangan kayu secara liar terus terjadi terutama di wilayah Distrik Yamor. Kondisi ini diperburuk dengan adanya Covid-19.
Hal ini diungkap Wakil Bupati Kaimana, Ismail Sirfefa, S.Sos,MH ketika hadir membuka Rapat Pleno IV Dewan Adat Kaimana di Rumah Makan Belia, Senin (7/9/2020).
Untuk mengatasi hal ini, Wabup Ismail meminta Kapolres Kaimana agar meningkatkan pengamanan di wilayah Distrik Yamor, dengan menambah jumlah anggota dan meningkatkan status Pospol Yamor menjadi Polsek.
“Beberapa hari lalu saya dihubungi oleh sejumlah aparat khususnya Distrik Yamor. Mereka berhasil menahan sejumlah kayu illegal yang hendak dikirim keluar Kabupaten Kaimana. Ini tidak boleh dibiarkan,” ungkap Wabup Ismail.
Ia berharap, Kapolres Kaimana segera mengambil langkah tegas untuk memaksimalkan pengamanan di wilayah Yamor, serta wilayah lainnya yang rawan terhadap aksi pencurian kayu.
“Saya berharap, persoalan ini harus segera diatasi dengan meningkatkan pengamanan. Kami berharap Kapolres segera menempatkan atau menambah jumlah personel ke wilayah ini dan beberapa wilayah rawan lainnya,” ujar Wabup. |DAR|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik