
SEBULAN lebih lamanya sakit mata yang dialaminya tak kunjung sembuh, kini Ibu Herodia Refideso menjalani perawatan di RSUD Kaimana. Saat dikunjungi, wanita berusia 38 tahun asal Kampung Urisa, Teluk Arguni ini, tampak terbaring lemas di salah satu ruang perawatan RSUD Kaimana.
Ia ditemani suami dan dua orang anak sulung dan bungsu. Kondisi Ibu Herodia sendiri tampak lemas. Selain merasakan sakit pada mata, ia juga sesekali mengalami muntah.
Suami Ibu Herodia, Wilhelmus saat dikonfirmasi menjelaskan, sakit mata yang dialami Ibu Herodia bermula dari adanya benjolan pada bagian atas mata. Sakit pada benjolan dimaksud, kemudian merembet sampai ke mata.
Wilhelmus mengatakan, awalnya mereka menganggap sakit yang diderita Ibu Herodia sebagai sakit mata biasa. Namun sebulan lebih berjalan, kondisi mata semakin parah, sehingga akhirnya mereka memutuskan membawa Ibu Herodia ke RSUD Kaimana.
Menurut Wilhelmus, dirinya hanya bisa membawa istrinya ke RSUD Kaimana. Namun apabila harus dirujuk keluar Kaimana, ia mengaku tidak sanggup karena tidak memiliki uang untuk biaya pengobatan maupun perjalanan.

Ia berharap, pihak rumah sakit ataupun Pemerintah Kabupaten Kaimana bisa membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi istrinya Herodia. Menurut Wilhelmus, Herodia istrinya, sudah satu minggu dirawat di RSUD Kaimana. Ia juga meminta dukungan doa masyarakat Kaimana untuk kesembuhan istrinya.
Wilhelmus juga menuturkan, pihak rumah sakit sudah menanganinya dengan baik, namun berdasarkan penjelasan Dokter demikian Wilhelmus, istri harus dirujuk ke rumah sakit luar Kaimana agar penanganan mata bisa lebih intensif.
Hingga berita ini diturunkan, Direktur RSUD Subhan Hassanoessi, SKM, S.Ap sudah melihat langsung kondisi pasien di ruang perawatan. Sebelumnya, Wakil Bupati Kaimana, Hasbulla Furuada juga sempat mengunjungi pasien.
Direktur Subhan mengatakan, pasien perlu dirujuk ke rumah sakit yang bisa menangani masalah mata. Salah satu solusi tercepat dan terdekat yang bisa diambil adalah membawanya ke rumah sakit mata di Sorong.
Namun Direktur Subhan katakan, pihaknya masih harus berkoordinasi dengan dokter yang menangani pasien berkaitan dengan rumah sakit yang pas sebagai tempat rujukan agar tidak menimbulkan persoalan baru berkaitan dengan sakit yang diderita pasien.
Subhan tegaskan, akan mempersiapkan semua syarat rujukan dan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah terkait biaya yang dibutuhkan. Ia berharap, pasien bisa ditangani dengan baik dan kembali sehat seperti sediakala. |RED|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik