
KAIMANANEWS.COM – Hampir sebulan lamanya lampu lalu lintas di pertigaan Jalan Utarom-Batu Putih Krooy tak berfungsi. Akibatnya, lalu lintas kendaraan di titik ini berjalan semrawut akibat tidak adanya lampu pengatur.
Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kaimana, Habel Egana, S.Sos saat dikonfirmasi mengatakan, tidak berfungsinya lampu lalu lintas di pertigaan jalan Utarom-Batu Putih Krooy ini, diduga akibat power supply (catu daya) mengalami korslet dan hangus akibat pemadaman lampu PLN.
“Power supplynya korslet akibat pemadaman lampu PLN, sehingga power supplynya hangus. Nanti satu dua hari apabila terima DPA baru kita berusaha untuk hidupkan lagi,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).
Ia mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika melewati jalur tersebut. “Sementara ini mungkin bisa sesuaikan dulu lalu lintasnya, pengendara bisa sadar berlalu lintas dan menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada, saling mengerti,” ucapnya.
Disinggung tentang waktu menyala lampu merah dan hijau di tiga lokasi berbeda, Habel mengatakan, lampu lalu lintas yang dipasang di tiga titik berbada di wilayah kota dan Krooy sudah sesuai standar untuk kota yang jumlah kendaraannya masih sedikit yakni 15 detik.
“Timernya semua sama yakni 15 detik untuk semua lampu lalu lintas. Lampu hijaunya yang kita hitung, jadi 3 lampu masing-masing 15 detik berarti lampu merah lamanya 45 detik. Itu sudah standar untuk wilayah yang kendaraannya paling kurang,” terang Habel.
Ia juga menjelaskan, Dinas Perhubungan Bidang Perhubungan Darat berencana akan memasang lampu hati-hati di beberapa titik, seperti pertigaan depan Kantor Bupati, pertigaan depan Dinas Perhubungan.
“Kita lihat dari kondisi kepadatan lalu lintas. Kalau tidak terlalu padat kita pasang lampu hati-hati, yang rencananya satu di pertigaan depan Dinas Perhubungan dan pertigaan depan Kantor Bupati,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik