
SETELAH melakukan Sidak di Puskesmas Kaimana, Bupati Freddy Thie dan Wakil Bupati Hasbulla Furuada melanjutkan Sidak dan blusukan di Pasar Air Tiba, Jumat (30/4/2021).
Didampingi Plt. Kadis Perindagkop Agustinus Janoma, keduanya meninjau bangunan pasar bantuan provinsi yang belum difungsikan, serta melihat dari dekat kondisi pasar sayur dan pasar pakaian sembari menyapa para pedagang.
Dalam kunjungannya, Bupati Freddy Thie menyampaikan rencananya untuk menjadikan gedung pasar bantuan provinsi yang hingga kini belum difungsikan, sebagai pasar sentral untuk penjualan sayur mayur dan ikan.
Sementara pasar sayur mayur yang saat ini sedang digunakan oleh para pedagang, akan dibangun kembali sebagai pasar modern dengan kontruksi 3 lantai.
Lantai pertama menurut Bupati, akan dijadikan tempat penjualan sembako, lantai dua untuk tempat penjualan pakaian dan lantai tiga untuk tempat jual makanan dan permainan anak-anak.
Bupati Freddy bahkan sempat meminta tanggapan dari para pedagang terkait rencananya menjadikan bangunan pasar belakang sebagai pasar sentral dan pasar sayur sebagai pasar modern.
“Hasil diskusi dan rencana sementara kita dengan Dinas Perindagkop, Bappeda, Dinas PUPR dan DPRD, nanti kita fungsikan pasar yang dibelakang untuk pasar sayur dan ikan atau kita sebut sebagai pasar sentral. Sedangkan pasar sayur ini, rencananya nanti kalau Pemda punya uang, kita mau dirikan pasar modern atau pasar tingkat. Dilantai bawah untuk jual sembako, lantai dua jual pakaian-pakaian dan lantai tiga jual makanan dan mainan anak-anak,” ungkap Bupati dihadapan para pedagang pasar.
Rencana ini pun mendapat respon positif dari para pedagang yang meminta Pemerintah Daerah untuk segera merealisasikannya. Mereka juga mengaku, sudah lama merindukan kehadiran pasar sentral dan pasar modern seperti yang dijelaskan Bupati, agar semua pedagang berada dalam satu lokasi. |RED|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik