Home / Berita Utama / Resmikan Kantor Klasis GPDP, Bupati Freddy Ajak Warga Gereja Rawat Toleransi

Resmikan Kantor Klasis GPDP, Bupati Freddy Ajak Warga Gereja Rawat Toleransi

Bagikan Artikel ini:

DISAKSIKAN puluhan jemaat, Sabtu (1/5/2021), Bupati Kaimana Freddy Thie, meresmikan gedung Kantor Klasis Gereja Pentakosta Di Tanah Papua (GPDP) Kaimana yang ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.

Bupati Freddy mengawali sambutannya menyampaikan selamat kepada jemaat GPDP Kaimana atas hadirnya kantor klasis, yang kedepan akan menjadi wadah untuk menampung sekaligus menyelesaikan semua kepentingan jemaat.

Bupati mengajak jemaat GPDP untuk bersyukur dan berbangga karena GPDP di Kaimana sudah berkembang, dari yang hanya satu jemaat pada tahun 1980-an menjadi lima jemaat saat ini. Menurut Bupati, pertumbuhan GPDP di Kaimana tidak terlepas dari peran serta seluruh jemaat.

Orang nomor satu lingkup Pemkab Kaimana ini lebih jauh mengajak jemaat GPDP dan seluruh warga gereja di Kaimana umumnya, untuk bersama-sama menjaga keamanan serta merawat toleransi dengan sesama umat beragama, sehingga Kaimana menjadi daerah yang damai dan nyaman bagi semua orang.

Baca Juga:  Malaria Masih Mengintai, Dinkes Ajak Masyarakat Manfaatkan Kelambu

“Selaku Pemerintah Daerah, saya mengajak jemaat GPDP dan semua gereja yang ada di Kaimana ini, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan toleransi antara umat beragama, supaya Kaimana yang kita cintai ini disenangi oleh siapa pun yang berkunjung,” ujar pria yang biasa disapa Kaibus ini.

Peran gereja lanjut Bupati, sangat dibutuhkan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kaimana. Untuk itu, Gereja diharapkan bisa memberikan masukan, kritikan dan saran kepada Pemerintah Daerah dalam rangka memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Kaimana Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas Sekaligus Serah DPA

Di tempat yang sama, Ketua BPD GPDP Papua Barat, Drs. S. Aronggear dalam sambutannya mengatakan, Kantor Klasis yang diresmikan ini, kedepannya akan berfungsi sebagai wadah untuk menerima masukan-masukan umat baik secara internal maupun eksternal guna menyamakan persepsi dalam menjaga keharmonisan dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat di daerah ini.

Ia juga mengatakan, Gereja Pentakosta Di Tanah Papua harus menjadi penyambung suara Tuhan demi menjaga keutuhan dan keharmonisan hubungan antara warga jemaat, antara sesama umat beragama dan antar seluruh masyarakat di Kabupaten Kaimana. |RED|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DPRK Kaimana akan Panggil Disperindagkop dan Pertamina Jika Antrean Panjang Pertalite Berlanjut

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Komisi B DPRK Kaimana akan berkoordinasi dengan Dinas Perindagkop UMKM terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *