
PEMADAMAN listrik rutin dan bergilir untuk kota Kaimana dan sekitarnya, diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Oktober 2020. Normalisasi layanan listrik akan terjadi setelah penambahan mesin sewa berkapasitas 2000 KW yang direncanakan minggu keempat Oktober.
Hal ini disampaikan Manager PT. PLN Rayon Kaimana, Muhamad Puarada, saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait persoalan listrik dengan DPRD Kaimana, Rabu (26/8/2020).
Dijelaskan, pemadaman listrik rutin dan bergilir yang terjadi saat ini disebabkan 6 unit mesin pembangkit, terdiri dari 5 unit milik PLN dan 1 unit mesin sewa dari PT. Agrego (anak perusahaan PT. PLN) mengalami gangguan.
Untuk mengatasi persoalan pemadaman, PLN berencana menambah mesin sewa berkapasitas 2.000 KW dari yang sekarang 2000 KW menjadi 4000 KW, dengan estimasi pengoperasian pada minggu keempat bulan Oktober 2020.
Selain akan menambah kapasitas mesin sewa lanjut Puarada, saat ini, pihak PLN Kaimana sedang mengupayakan perbaikan 2 unit mesin, masing-masing mesin Komatsu berdaya mampu 500 KW, yang pengoperasiannya direncanakan minggu ke-4 bulan september, dan mesin caterpillar dengan daya mampu 400 KW, yang pengoperasiannya direncanakan pada bulan kedua Oktober.
“Kalau dipercepat kami belum bisa pastikan karena pengadaan materialnya (suku cadang/spare part, red) masih dalam kontrak. Jadi tunggu materialnya selesai diproses, baru dikirim kesini. Solusi lain tidak ada, karena unit yang sedang gangguan ini, posisi 1 sedang beroperasi,” terang Puarada menjawab desakan DPRD Kaimana agar proses perbaikan dipercepat. |RED|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik