
SEDIKITNYA 246 peserta akan meramaikan ajang lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Pelajar Tahun 2019 se-Kabupaten Kaimana.
Mereka berasal dari 19 sekolah dalam wilayah Kabupaten Kaimana dengan batas usia maksimal 13 tahun untuk peserta anak, dan maksimal 18 tahun untuk remaja.
MTQ sendiri akan digelar 18-20 November 2019 terpusat di Gedung Pertemuan dan Masjid Sabilillah. Kegiatan yang mengusung tema “Alquran Sebagai Literasi Pendidikan” ini, digelar Lembaga Pengembangan Musabaqah Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kaimana.
Sekretaris LPTQ Kaimana yang juga Ketua Panitia Pelaksanaan MTQ, Usman Abdullah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit muda, terlebih khusus anak-anak asli Kaimana yang akan dibina, tidak hanya untuk menghadapi MTQ Tahun 2020, tetapi juga untuk tahun-tahun selanjutnya.
Adapun mata lomba yang akan diperebutkan adalah; Tilawah, Hifdzil Qur’an, Syahril Qur’an, Fahmil Qur’an.
“Ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Kaimana dalam rangka menjaring bibit-bibit mudah lokal anak negeri yang mampu mengembangkan Alquran bukan hanya untuk sekarang, tetap untuk masa-masa yang akan datang,” terangnya.
Sementara juri yang akan melakukan penilaian dalam kegiatan ini lanjutnya, selain juri lokal, panitia juga akan mendatangkan juri nasional dan juri provinsi. Dikatakan, kegiatan ini membuka ruang bagi anak-anak lokal asli Kaimana untuk berpartisipasi.
Olehnya ia berharap agar setiap guru agama Islam yang ada disetiap sekolah, dapat membantu mempersiapkan anak-anak didiknya dalam menghadapi lomba. |DAR|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik