
KAIMANANEWS.COM – Kongres Biasa yang berlangsung, Jumat (6/2/2026) berhasil menghantar Dennis Yusuf Sawi menempati kursi Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Kaimana masa bakti 2026-2030.
Dennis berhasil meraup 35 suara, sementara pesaingnya Citra Yuliawanto mendapatkan 32 suara dari total 67 voter perwakilan dari berbagai klub sepak bola yang ada di Kabupaten Kaimana.
Kemenangan Dennis kemudian disahkan dengan Surat Keputusan PSSI Provinsi Papua Barat Nomor: 502/SKEP/PSSI-PB/2-2026 tentang Penetapan Ketua PSSI Kabupaten Kaimana Periode 2026-2030 yang dibacakan langsung oleh Ketua Umum PSSI Provinsi Papua Barat, Faizal Kelian, S.AN.M.AP.
Ketua PSSI Kaimana terpilih, Dennis Yusuf Sawi usai pemilihan dan penetapan mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan pihaknya adalah membenahi struktur organisasi PSSI Kaimana sesuai arahan PSSI Papua Barat.
Organisasi PSSI Kaimana yang akan dibenahi lanjutnya, akan dilengkapi bidang-bidang tugas sehingga kedepan bisa berjalan dengan baik, dalam membawa dunia sepak bola Kaimana kearah yang lebih baik pula.

“Langkah pertama sesuai visi misi yang saya sampaikan bahwa yang pertama saya akan membenahi pengurus di tingkat kabupaten. Seperti yang sudah disampaikan tadi bahwa hari ini hanya penetapan saja, nanti kita siapkan struktur organisasi PSSI Kabupaten dengan bidang-bidang yang akan bekerja untuk menjalankan roda organisasi sehingga bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Selain itu, penyiapan SDM berkualitas didalam organisasi juga menjadi prioritas pihaknya, dimana PSSI Kaimana akan mendorong sejumlah pelatih maupun wasit memiliki lisensi sehingga bisa memimpin sebuah pertandingan secara profesional.
“Itu juga menjadi visi misi saya di poin ketiga tentang memperbaiki SDM. Artinya didalamnya itu ada perangkat pertandingan seperti pelatih, wasit, bahkan Komdis. Mereka-mereka itu harus kita urus sehingga mereka mempunyai lisensi agar bisa memimpin sebuah pertandingan,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Dennis mengatakan, kedepan PSSI Kaimana akan hadir dalam berbagai even sepak bola, dengan menyodorkan pelatih maupun wasit yang mampu memimpin jalannya pertandingan, termasuk mampu meredam jika terjadi konflik. PSSI Kaimana juga akan merangkul semua tim lokal yang berjumlah 67 klub.
“Kita banyak tim lokal, ada 68 tapi yang memilih tadi hanya 67. Kalau yang punya hak untuk ikut Liga 4 hanya dua yaitu Kaimana FC dan Perseka Kaimana. Sedangkan klub-klub lokal ini banyak. Pasti setiap siapa yang menjadi ketua mempunyai mimpi besar untuk tim ini tidak hanya di Liga 4, paling tidak Liga 3. Intinya, dalam setiap pertandingan kedepan PSSI akan hadir sehingga kalau terjadi konflik seperti kemarin bisa diminimalisir. Pastinya kalau SDM bagus, saya rasa pertandingan juga pasti akan bagus,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik