
MENGANTIPASI lonjakan pasien Covid-19, Pemerintah Kabupaten Kaimana akan memfungsikan beberapa bangunan di Balai Pertanian sebagai tempat isolasi sekaligus perawatan pasien Covid dengan kategori ringan dan sedang.
Sementara untuk pasien positif dengan gejala berat, akan dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kaimana. Kebijakan menggunakan Balai Pertanian dilakukan mengingat daya tampung pasien pada ruang isolasi RSUD Kaimana sangat terbatas.
Hal ini disampaikan Bupati Kaimana, Freddy Thie ketika dikonfirmasi Kaimana News terkait tindakan antisipasi yang diambil Pemerintah Daerah menghadapi kian meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Kaimana.
Ditemui di Bandara Utarom usai menghantar Ketua PKK Papua Barat kembali ke Manokwari, Bupati mengakui, peningkatan jumlah kasus Covid-19 ini sudah melanda dunia, termasuk Indonesia dan Papua Barat khususnya Kabupaten Kaimana.
Oleh karenanya, untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Daerah selain memaksimalkan pelayanan di tingkat RSUD, juga akan menyiapkan Balai Pertanian sebagai lokasi alternatif untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19.
Bangunan yang ada akan dilengkapi fasilitas yang diperlukan sehingga bisa digunakan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang.
“Tadi saya sudah perintahkan supaya kita fungsikan tempat di Balai Pertanian, supaya kalau nanti ada lonjakan yang signifikan untuk kategori ringan dan sedang bisa kita rawat disitu. Sedangkan yang kategori berat di ruang isolasi RSUD Kaimana,” ujar Bupati, Kamis (1/7/2021). |RED|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik