
MANOKWARI, kaimananews.com- Aparat kepolisian telah menemukan senjata dan sejumlah amunisi di areal Pelabuhan Manokwari saat KM Labobar sandar, Senin (30/10). Senjata api dan amunisi itu diketahui tak bertuan.
Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Rudolf Albert Rodja yang dikonfirmasi wartawan di Mapolda, Rabu (30/10) sore membenarkan temuan senjata api oleh aparat yang melakukan pengamanan dan pemeriksaan setiap bongkar muat. Termasuk memeriksa penumpang yang turun naik kapal di areal Pelabuhan Manokwari.
Menurut Kapolda, diduga adanya penyelundupan barang-barang berbahaya seperti senjata api yang ditemukan oleh polisi, maka tugas rutin polisi adalah melakukan pengamanan ekstra ketat.
Hasilnya, kata Kapolda ternyata dari pemeriksaan barang bawaan penumpang, maka anggota polisi menemukan barang yang dicurigai berbahaya.
Lalu barang yang mencurigakan itu diambil oleh seorang porter, namun petugas meminta agar porter itu membuka barang bawaan tersebut. “Setelah dibuka dan ditemukan ada tiga jenis senjata mesin, yakni kaliber dan satu gerek serta sejumlah amunisi” ungkap Kapolda.
Selanjutnya diamankan barang bukti tersebut. Menurut Brigjen Pol Rodja bahwa senjata hasil temuan anggota ini akan dibawa ke Lab untuk memastikan keasliannya, apakah senjata organik atau senjata rakitan.
Untuk memastikan pemilik senjata ini, Polres Manokwari sedang melakukan pengembangan untuk mencari pemilik senjata tersebut.
Tambah Rodja, saat ini Satreskrim Polres Manokwari baru meminta satu keterangan kepada saksi porter, sedangkan asal senjata itu, Satreskrim Polres Manokwari masih mengembangkan penyelidikan terkait siapa pemilik senjata tersebut. (NJI)
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik